Minggu, 28 Desember 2008

Perkalian Matriks

program kalimatriks

kamus
x : array[1..3,1..4] of integer
y : array[1..4,1..3] of integer
hslkli : array[1..4,1..3] of integer
hsl:array[1..4,1..3] of integer
i,j : integer
procedure input_data(output a : array[1..3,1..4] of integer,b : array[1..4,1..3] of integer)
procedure kali(input a : array[1..3,1..4] of integer,b : array[1..4,1..3] of integer;output c : array[1..3,1..4] of integer)

Algoritma
input_data(x[i,j],y[i,j])
kali(x[i,j], y[j,i], hslkali[i,j])
{end of program}

procedure input_data(output a : array[1..3,1..4] of integer,b : array[1..4,1..3] of integer)
{F.S : isi dari variabel a dan b masih kosong}
{I.S : variabel a dan b sudah ada isinya}

kamus lokal

Algoritma
i traversal [1..3] begin
j traversal [1..4] begin
output('Matriks 1 (',i,',',j,' ) : ')
input(a[i,j])
end
end

i traversal [1..4] begin
j traversal [1..3] begin
output('Matriks 2 (',i,',',j,' ) : ')
input(b[i,j])
end
end
{end of procedure}

procedure kali(input a : array[1..3,1..4] of integer,b : array[1..4,1..3] of integer;output c : array[1..3,1..4] of integer)
{F.S : diberikan nilai dari variabel a dan b}
{I.S : didapatkan hasil perkalian a dan b}

kamus lokal

Algoritma
hsl<--0
i traversal [1..4] begin
j traversal [1..3] begin
c[i,j]<--a[i,j] * b[j,i]
hsl[i,j] <-- c[i,j] + hsl[i,j]
output(hsl[i,j])
end
end
{end of procedure}

Pengurangan Matriks

program kurang_matriks
kamus
x:array[1..4,1..4] of integer
y:array[1..4,1..4] of integer
hsl : array[1..4,1..4] of integer
i,j : integer
procedure input
procedure kurang

algoritma
input
kurang
{end Of program}

procedure input
kamus lokal

algoritma
i traversal [1..4] do begin
j traversal [1..4] do begin
output('matriks1 ',i,',',j,' : ')
input(x[i,j])
end
end

i traversal [1..4] do begin
j traversal [1..4] do begin
output('matriks2 ',i,',',j,' : ')
input(y[i,j])
end
end
{end of procedure}

procedure kurang
kamus

algoritma
i traversal [1..4] do begin
j traversal [1..4] do begin
hsl[i,j]<--x[i,j] - y[i,j]
output('hasil ',i,',',j,' : ',hsl[i,j])
end
end
{end of procedure}

Penjumlahan Matriks

program jumlah_matriks
kamus
x:array[1..4,1..4] of integer
y:array[1..4,1..4] of integer
jmlh : array[1..4,1..4] of integer
i,j : integer
procedure input
procedure jumlah

algoritma
input
jumlah
{end Of program}

procedure input
kamus lokal

algoritma
i traversal [1..4] do begin
j traversal [1..4] do begin
output('matriks1 ',i,',',j,' : ')
input(x[i,j])
end
end

i traversal [1..4] do begin
j traversal [1..4] do begin
output('matriks2 ',i,',',j,' : ')
input(y[i,j])
end
end
{end of procedure}

procedure jumlah
kamus

algoritma
i traversal [1..4] do begin
j traversal [1..4] do begin
jmlh[i,j]<--x[i,j] + y[i,j]
output('jumlah ',i,',',j,' : ',jmlh[i,j])
end
end
{end of procedure}

cari "and" versi 2

program cari_and2

kamus
cc : char
pitaChar:string
ci,jumand:integer
cek : boolean
procedure start
procedure adv

algoritma
input(pitaChar)
start
cek<--false
jumand<--0
while (cc<>'.')do begin
if cc='a' then begin
cek<--true
adv
if (cc='n' and cek) then begin
adv
if cc='d' then
jumand<--jumand + 1
end
end
adv
end
output(jumand)
{end of program}

procedure start
{I.S.:-}
{F.S.:nilai dari variabel ci adalah 0, dan cc bernilai pita char ke-0}
Kamus lokal

Algoritma
begin

ci<--0
cc<--pitaChar[ci]
end

procedure adv
{I.S.:nilai dari variabel ci adalah 0, dan cc bernilai pita char ke-0}
{F.S.:nilai dari variabel ci bertambah 1, dan cc bernilai pitachar ke ci+1}
Kamus Lokal

Algoritma
begin

ci<--ci + 1
cc<--pitaChar[ci]
end

Cari "and"

program cari_and

kamus
c1,c2,cc : char
pitaChar:string
ci,jumand:integer
procedure start_couple
procedure adv_couple

algoritma
input(pitaChar)
start_couple
jumand<--0
while (cc<>'.')do begin
if (c1='a' and c2 ='n') then begin
adv_couple
if c2='d' then
jumand<--jumand + 1
end
adv_couple
end
output(jumand)
{end of program}

procedure start_couple
{I.S : semua variabel yang digunakan kosong}
{F.S : semua variabel terisi kecuali c1}
kamus lokal

algoritma
ci<--1
cc<--pitaChar[ci]
c1<--''
c2<--cc
{end of procedure}

procedure adv_couple
{I.S : semua variabel terisi kecuali c1}
{F.S : semua variabel terisi}

kamus lokal

algoritma
ci<--ci + 1
cc<--pitaChar[ci]
c1<--c2
c2<--cc
{end of procedure}

Rabu, 03 Desember 2008

Hitung kata asik

Hitunglah berapa banyak kata "asik" yang muncul!

jawab :
program hitung_asik
kamus

cc:char
ci:integer
pitaChar:string
jumlah:integer
procedure start
procedure adv


Algoritma

begin
input(pitaChar)
jumlah<--0 while (cc <> '.') do
begin
if (cc='a') then
begin
adv
if (cc='s') then
begin
adv
if (cc='i')then
begin
adv
if (cc='k') then
begin
jumlah<--jumlah + 1
adv
end
end
end
end
else
adv
end
output('Jumlah kata asik yang muncul adalah ',jumlah)
end


procedure start
{I.S.:-}
{F.S.:nilai dari variabel ci adalah 0, dan cc bernilai pita char ke-0}
Kamus lokal

Algoritma
begin

ci<--0
cc<--pitaChar[ci]

end

procedure adv
{I.S.:nilai dari variabel ci adalah 0, dan cc bernilai pita char ke-0}
{F.S.:nilai dari variabel ci bertambah 1, dan cc bernilai pitachar ke ci+1}
Kamus Lokal

Algoritma
begin

ci<--ci + 1
cc<--pitaChar[ci]

end

Minggu, 16 November 2008

1. Buatlah sebuah program yang dapat membentuk sebuah diamond (ketupat) jika user memasukkan sebuah angka (ganjil)!
contoh:
user memasukkan angka 5, maka akan muncul
....*....
..***..
*****
..***..
....*....

jawab:

program diamond

kamus
i,j,n:integer

Algoritma
input(i)
j<--1
i<--1
while (i<=n div 2 + 1) do
while (j<=n) do
if( (j <=n div 2 + i) and (j >= n div 2 + 1 -( i - 1))) then
output('*')
else
output('..')
j <-- j + 1
end while
i<--i + 1
end while
j<--1
i<--1
While n div 2 >= i do
While ( j <=n) do if ((j <=n div 2 + i) and (j >= n div 2 + 1 -( i - 1))) then
output('*')
else
output('..')
j<--j+1
end while
n div 2<-- n div 2 – 1
end while

Rabu, 12 November 2008

Programming Laboratory


Programming Laboratory (prolab) merupakan sebuah laboratorium segala sesuatu yang berhubungan dengan program di komputer. Sampai saat ini yang saya dapatkan dari prolab mungkin baru pemrograman komputer dan internet. Itu pun susah banget. yach, asalkna kita berusaha pasti bisa.

Yang nyenengin dari prolab adalah assistennya baik2 euy. Jadi para praktikan nggak pada tegang. Kita para praktikan juga tidak segan untuk bertanya kepada assisten jika ada yang nggak jelas. Saya salut buat prolab. Rasanya pengen nich, jadi assisten prolab. Hehehehe......

Alessandro Del Piero


"Tua-tua kejam makin tua makin tajam" ya itulah Ale Del Piero. Del piero kembali menunjukan ketajamannya, dalam 3 pertandingan terakhir baik di seri A maupun liga champion dia selalu mencetak gol dan yang lebih fenomenal 3 gol di sarangkan ke gawang kiper terbaik eropa Iker Casillas yang berdiri di bawah mistar klub terbaik di dunia Real Madrid bahkan 2 diantaranya di sarangkan di Stadion Santiago Bernabeau kandang El Real yang membuat seluruh stadion terdiam. Dengan gol2 nya tersebut sekaligus menunjukan betapa cintanya dia kepada La Vechia Signora dan para Juventini pun semakin cinta kepadanya. Dia selalu ada di hati para Juventini baik suka maupun duka ketika Juve harus turun ke seri B karena calciopoli dia tidak menyalahkan siapa2, dia tetap berbesar hati dan demi para Juventini dia tetap bertahan meskipun banyak pemain lain yang memilih hengkang bahkan bertahannya buffon, nedved, camoranesi dan trezeguet semuanya karena peran Ale.

Kharismanya tidak akan pernah luntur untuk Juventus, Juventini tidak akan rela kehilangan dia. Ketika Zinedine Zidane pemain terbaik dunia di "bajak" oleh El Real para Juventini tidak terlalu ambil pusing karena mereka tau mereka masih punya Il Capitano dia lah roh Juve sesungguhnya. Di samping itu dia adalah seorang pemain sepakbola profesional yang patut dicontoh baik di dalam maupun diluar lapangan, pemain yang jarang berbuat masalah selalu menghormati lawan maupun kawan skillnya pun diatas rata2, cara dia menghadapi masalahnya, semangatnya serta gaya hidupnya yang low profile mungkin sikap itulah yang menyebabkan dia masih menunjukkan kejayaannya di usia yang sudah kepala 3 sikap yang selalu rendah diri dan selalu menginjak bumi. Dia adalah contoh bagi pemain muda Italia. Dia adalah perpaduan Ketampanan David Beckham, Stylishnya Paolo Maldini, Kharismanya Fransesco Totti, Berteknik Zinedine Zidane dan Ketajaman Ronaldonya Brazil. Kemarin Stadion Bernabeau menjadi saksi kebesarannya lihatlah ketika dia ditarik keluar lapangan seluruh isi stadion melakukan standing ovation untuknya bahkan sang "dewa" sepakbola maradona pun ikut melakukannya. Ya pantas lah jika dia di sebut The Great Allesandro....

sumber : detiksport.com

Bukan Untuk Diriku


Bukan Untuk Diriku


Haruskah Aku Pahami, Segala Tingkah Lakumu

Terkadang Kau Tersenyum Padaku, Dan Terkadang, Kau Menyakitiku

pujaanku...

Setiap Hari Ku memikirkanmu, Menanti tuk Mengasihimu

Setiap Saat Dan di setiap waktu,

Tak jemu aku tuk memandangimu

Mungkinkah salah diriku, untuk memilkimu

walau hanya, sekedar anganku

Ataukah mungkin dirimu, bukan untuk diriku

Yang slama ini, kupuja...

selalu....

Haruskah pantang bagiku, untuk memikirkanmu

walau hanya di hati saja

Ataukah mungkin akhirnya, kau kan jadi miliknya

Hati ini, kan terasa hampa.....

slamanya.....

Pembukaan


Assalammu 'Alaikum.....

Alhamdulillah, blog gw akhirnya jadi juga. Sempat frustasi juga nih. Heheheh, masalhnya gw bingung mw ngasih postingan apaan gitu. Tapi, Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT gw mendapatkan petunjuk dari Allah untuk mengisi postingan ini. Yach, Hitung2 sebagai salam pembuka gitu. Hehehehe.....

Hmmm, mungkin blog ini pada awalnya akan berisi beraneka tulisan yang g nyambung. Tapi ya sudahlah, maaf sebelumnya. Oh ya, Bu Novi, Maaf Bu sebelumnya. Saya menjadikan blog tugas praktikum sebagai blog untuk mencatat keaktifan saya di Mata Kuliah ProKomp. Nggak papa ya Bu, Bu Novi kan baik hati. Oh ya, sebelumnya perkenalan dulu ne, Nama saya Harin Honestyandi Parandika, NIM 113080064. Makasih atas dukungannya. Sukron.

Wassalammu 'Alaikum.....

Ki Hajar Dewantara


Ki Hajar Dewantara lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889 dengan nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Beliau adalah sosok seorang pahlawan di bidang pendidikan. Beliau benar-benar mengabdi untuk bangsanya. Beliau aktif dalam media massa karena beliau pernah bekerja untuk surat kabar tertentu saat itu. Beliau terkenal memiliki kritik yang tajam serta komunikatif.

Selain itu beliau juga aktif di bidang politik bersama kedua rekannya yaitu Douwes Dekker dan dr. Tjipto Mangoenkoesoemo. Merka mendirikan sebuah organisasi yang bernama Indische Partij (Nasionalisme). Tetapi mereka mendapat tentangan dari Pemerintah Belanda sehingga mereka dibuang ke negeri Belanda. Hebatnya, di sana mereka memperdalam ilmu pengetahuan mereka. Sehingga, sewaktu mereka kembali dari pengasingan, mereka, khususnya Soewardi Soeryaningrat, melanjutkan perjuanganya di bidang pendidikan. Salah satu ajarannya yang terkenal adalah "Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani". Beliau juga mengubah namanya menjadi Ki Hajar Dewantara. Beliau dinobatkan menjadi Bapak Pendidikan Nasional dan tanggal kelahirannya dijadikan sebagai Hari Pendidikan Nasional. Beliau wafat pada tanggal 28 April 1959 di Yogyakarta.